Seputar Light Novel: 2. Bagaimana Cerita tipe Light Novel Muncul?

2. Bagaimana Cerita tipe Light Novel Muncul?

Oke, apa bedanya Light Novel dengan novel biasa? Kenapa bisa muncul? Untuk apa?

Akan kucoba memaparkan secara simple.

Ada beberapa hal yang mempengaruhi cerita bergaya Light Novel muncul.

1) Video Game.

2) Karya-karya fantasi terjemahan dari luar negeri.

Video game yang masuk dari luar negeri ke Jepang, membuat anak muda lebih menikmati aktifitas bermain game daripada membaca buku. Mereka lebih suka menikmati game yang tidak terlalu memakan pikiran.

Kemudian penerjemahan buku-buku fantasi serta masuknya film asing bertema fantasy yang juga mudah dicerna menjadi populer.

Mengamati adanya kesempatan, maka dua penerbit yang patut diperhitungkan dalam perkembangan Light Novel yaitu Fujimi Fantasia Bunko dan Kadokawa Bunko memutuskan untuk menciptakan cerita yang bisa memberikan kesan:

“Halo anak muda, ini adalah cerita ringan yang mudah kamu pahami seperti game-game yang kamu mainkan.”

Lalu, untuk menambah daya tarik membaca, maka dimasukkanlah unsur-unsur fantasi dimana pedang dan sihir menjadi pola utama cerita. Munculnya karya-karya terjemahan dari luar negeri juga memberikan pengaruh di mana banyak cerita Light Novel yang berlatar belakang dunia Eropa.

Mungkin ini bisa menjawab rasa penasaran (aku penasaran sih) kenapa banyak cerita yang berlatar dunia di luar Jepang. Kenapa banyak light novel yang mengedepankan fantasi. (untuk perkembangan gaya cerita dibahasa lain kali).

Jadi, ini seperti menguatkan bahwa Light Novel adalah cerita yang mudah dipahami, dan memberikan hiburan dalam proses membacanya, yang bagaikan permainan video game.

=====akan selalu direvisi || tambahan menyusul ||============

Advertisements

Seputar Light Novel: 1. Apa itu light novel

Apa itu light novel?

Berdasarkan tulisan Aki Enomoto dalam buku Raito Noberu Bungakuron (Teori Sastra Light Novel)Light novel, adalah sebuah cerita ringan dan mudah dibaca, yang dengan target pembaca utama adalah anak SMP dan SMA. Jadi, selama itu adalah novel yang memiliki target utama pembaca SMP-SMA dengan cerita yang mudah dipahami mereka, maka itu adalah light novel.

Kata-kata Light yang merujuk kepada bahasa Jepang “karui” (ringan) memiliki arti mudah dibaca.

Terdapat pendapat yang menyatakan bahwa Light Novel adalah novel yang berfokus kepada “karakter”. Berfokus kepada karakter di sini berarti membuat pembaca tertarik kepada karakter utama dalam light novel, yang biasanya memiliki kemampuan atau sifat berbeda pada umumnya.

Namun, ada pertanyaan besar, terkait pengertian ini. Yaitu, bukankah setiap karya sastra berusaha membuat pembaca tertarik kepada tokoh utamanya?

Terdapat pula pengertian yang menyatakan bahwa Light Novel adalah novel yang befokus pada cerita fantasi. Ini bisa jadi merupakan salah satu “ciri khas” dari Light novel, namun belum bisa sepenuhnya memberikan pengertian mengenai light novel.

Ada pula yang menyatakan bahwa Light Novel adalah novel yang disertai dengan ilustrasi seperti anime atau mangga.

Pengertian di atas memang sangat mudah dipahami untuk memberikan definisi light novel. Tetapi, sekarang, ada pula Light Novel yang tidak menyertakan ilustrasi, dan dicetak dalam versi hardcover.

Sebenarnya dalam pembetukkan namanya, ada yang menarik perhatianku. Yaitu sempat terpikir untuk menamai Light Novel dengan Fast Novel. Penamaan Fast Novel karena dimaksudkan novel ini bisa seperti “fastfood” yang bisa dimakan dengan cepat. Tapi, karena ada cerita yang tidak bisa dibaca dengan cepat, maka penamaan dengan nama ini dihentikan.

Kemudian ada juga calon penamaan Neat Novel. Tapi karena ada kekhawatiran akan rancu dengan kata-kata NEET, maka penamaan ini dihentikan.

(Pengertian Light Novel ini masih dalam proses perkembangan tulisan.)

Sumber: (menyusul. lagi gak bawa bukunya) lol